Yayasan Galuh : Mereka Juga Manusia

.

Terpencil di antara kesibukan warga, terdapat satu kawasan seluas sekitar 3200 meter persegi di daerah Bekasi, di mana tidak setiap orang bersedia datang ke sana. Di kampung itu, tepatnya di Jl. Cut Mutiah Kp. Sepatan Gg. Bambu Kuning IX RT 03/02 Sepanjang jaya Kec. Rawalumbu Bekasi terdapat Panti Rehabilitasi Cacat Mental yang dikelola oleh Yayasan Galuh.

Yayasan Galuh, yang artinya “gagasan leluhur” dirintis pada tahun 1982 oleh alm.Gendu Mulatip. Pada awalnya pak Gendu tidak tega melihat seorang gila di arak oleh anak-anak. Ia kemudian membawa orang tersebut ke rumah untuk dirawat dan akhirnya bisa disembuhkan.Sejak saat itu Gendu mulai dikenal sebagai orang yang bisa mengobati penyakit mental dan satu persatu pasien bertambah hingga saat ini menampung sekitar 270 orang.

Hati yang gembira adalah obat!

Menurut penjelasan pak Suhanda, ketua Yayasan Galuh yang juga putera pak Gendu Mulatif, pasien panti ini biasanya berasal dari jalanan yang dibawa pengurus, atau titipan dari dinas sosial atau bahkan diantar langsung oleh keluarga karena sudah kewalahan mengurus di rumah.

Di panti ini semua warga berbaur, namun bagi penghuni yang dianggap berbahaya ditempatkan di lokasi khusus yang terpisah.  Di sini ditemukan mereka yang masih asyik dengan dunianya sendiri, harus dikerangkeng atau dirantai karena membahayakan diri sendiri dan penghuni lain. Namun ada juga penghuni yang sudah membaik dan bahkan membantu pengurus mengelola panti.

Berbeda dengan pusat rehabilitasi gangguan kejiwaan yang lain, pengobatan yang digunakan oleh yayasan ini berupa pijatan alternatif dan ramuan yang berasal dari akar tumbuhan. Tidak ada satupun ahli jiwa, baik psikolog maupun psikiater yang terlibat dalam penanganan pasien.

Biaya operasional sehari-hari berasal dari para donatur yang tidak bisa diharapkan selalu datang setiap saat. Untuk itu pengelola panti harus pintar mengatur keuangan panti.  Bukan hal yang mudah untuk merawat dan memelihara orang-orang yang sudah disisihkan oleh sesamanya. Dibutuhkan orang-orang berhati mulia yang mau memikirkan dan memelihara mereka. Bagaimana dengan kita? Bagi yang terketuk untuk menyisihkan sebagian rejeki untuk menyumbang mereka bisa dikirimkan ke Yayasan Galuh, bank BRI no. 0935-01-00323853-6

Orang gila yang di luar sana dianggap sebagai lucu-lucuan, di kompleks ini menjadi sosok manusia yang patut dipikirkan dan dibantu oleh manusia lain yang merasa dirinya masih lebih waras.

.

.

Note: Kunjungan ke Yayasan Galuh di Bekasi dalam rangkaian Ekspedisi Berbagi Ide Segar 40 Hari 40 Kota

.

Advertisements

26 comments

  1. 🙂 dekat rumah om, brapa langkah doang….aku juga pernah kesana, awalnya nyasar sih pas baru pindahan situ dan gak tahu klu itu tempat panti, tapi trus pas masuk baru ngeh, cuman setahu larass, bagi mereka yg sudah sembuh diajarkan utk berkreatifitas loh semisal diajarkan ketrampilan bahkan yg lelaki di kasih andong dan kuda yg bisa disewa pas ada acara kawinan adat betawi, juga kuda kuda yg disewakan tiap sore kepada warga dekat……tiap sore kuda2 yg disewakan bwt anak2 itu lewat rumah juga persewaan odong dan kereta mini…..wah gak nyangka yah om sigoese sudah sampai situ….tiap hari larass lewat situ tp gak lewat depannya karena emang dibatasi tembok besar disisi kirinya….

    Like

  2. pernah kejadian ada satu pasien yg lepas dan ngamuk di komplek, saat itu sempat dihimbau sih harus hati2 klu mau keluar rumah soalnya emang si pasien ini terlalu parah sakitnya dan suka mukul tiba2 ke orang apalagi cewek dan anak2, dan sedih juga pas diamankan sama satpam komplek dan juga pengurus panti itu, benar2 dirantai 😦 larass lihat dgn mata kepala sendiri, diarak mgkg gak diarak yah soalnya emang dia ngamuk di komplek sebelah dan jd pas ketangkap itu lewat rumah larass jd yah kesannya kayak diarak……sekali doang sih pasien yg ngamuk itu tp belakangan ini ada juga yg lepas, dan tidak bisa dikendalikan….ibu2 😦 tiap hari lihat ibu2 itu, sebenarnya ibu itu gak bahaya malah membantu warga loh krn suka nyapu di sepanjang jalan komplek, cuman klu di ganggu dia bahaya, pernah digangguin sama anak2, yah namanya jg anak2 yah yg blum tahu apa2 akhirnya si ibu itu ngamuk dan sempat diselamatkan jg sih sama satpam, dan si anak2 itu lgsg diomeln dan dipulangkan ke ortunya, selanjutnya gak ngerti juga sih gimana anak2nya itu……banyak cerita deh om soal pasien yg lepas, krn wmang jaraknya dekat banget sama komplek larass, cuman dibatasi tembok doang

    Like

  3. keknya ada galangan sendiri om per tiap rumah di tiap RT, larass kurang ngerti juga sih….soalnya disitu jg masih nebeng sodara, dan baru ngeh ada panti itu yah pas nyasar kesana baru pindah ke bekasi, yg larass tahu pas saat nanya2 yah itu klu pasien yg udah sembuh dimodalin kreatifitas trus selanjutnya terserah mereka mau tetap disitu atau keluar….dan juga dimodalin kuda2, odong dan kereta mini itu

    Like

  4. pas nyasar situ bener2 kageettt….gak nyangka lah. trus pas nyasar sempat deg2an juga pertama, krn masih baru tinggal disitu yah jd blum tahu medan, trus kedua ada himbauan jg pas nanya utk keluar dr kebon *posisinya melewati kebon kan* utk tidak belok kiri dan laras lupaaaa malah belok kiri dan nemulah ituuu, waktu mau balek arah sama salah seorang disitu suruh masuk ajah krn di dalam tuh ada jalan kecil yg sengaja dibuat biar bs nembus ke komplek tempat larass tinggal, akhirnya masuklah dan lewat jalan kecil itu soalnya klu back ke arah semula kejauhan dan pastinya nyasar lagi….thaks om sudah sharing soal panti ini, maaf yah komentnya banyak hehehehe

    Like

  5. semoga diberi kesabaran oleh Alloh SWT, insha allah jika usaha saya maju dan lancar,(semoga alloh mengingatkan)saya akan coba membantu baik itu materiil ataupun morilll…

    Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s