Tentang Udud

udud

Kupikir enggak ada yang enggak tau apa itu rokok. Berbentuk silinder dengan diameter sekitar 8-10mm, panjang sekitar 10cm. Terdiri dari ramuan tembakau, kadang di ujungnya terdapat filter dari busa yang berfungsi sebagai penyaring nikotin. Kalau rokok kretek bahkan tidak ada filternya. Dari ujung sampai ujung hanya ada tembakau bercampur cengkeh sehingga bila disulut dan dihisap menimbulkan percikan api kecil berbunyi kritik.. kritik.. atau kretek.. kretek.. terserah orang akan menterjemahkannya.

Rokok awalnya berasal dari Amerika.. bangsa Indian menggunakannya untuk kegiatan ritual untuk memuja dewa atau roh. Kemudian bangsa Spanyol mencoba dan membawa dan memperkenalkan budaya merokok ke benua Eropa. Dari situ bangsa Eropa menyebarkan ke Asia dan Afrika.

Rokok dalam bahasa Jawa disebut udud, atau bahasa Jawa yang lebih halus disebut β€œses” adalah satu media relaksasi lama (selain pijat tentunya), terdiri dari bermacam jenis tembakau dan bahan tambahan tergantung dari daerahnya. Rokok kretek, biasa dinikmati oleh orang di daerah pegunungan, daerah dingin. Kadang juga biasa dinikmati oleh pemancing! Saya curiga bukan kenikmatannya yang dicari, tapi awetnya..

Lazimnya rokok alias udud hanya terdiri dari tembakau yang digulung alias dilinthing dengan kertas khusus untuk rokok. Lantas dinambahi variasi-variasi lain misalnya cengkeh, saus, bahkan kemenyan. Rokok kemenyan? Jangan tanya baunya.. setan-setanpun bakal berdatangan menemani udud sambil nongkrong. Namun sudah jarang sih yang merokok dicampur kemenyan. Di daerah lain ada yang lintingannya bukan kertas tetapi klaras atau daun jagung, namanya rokok klobot. Aku pernah nyoba sekali tapi enggak habis.. baru sekian hisap udah batuk-batuk enggak karuan. Lantas ada juga yang disebut rokok kawung yaitu rokok dengan bungkus daun aren. Yang ini saya belum pernah mencoba.

Rokok yang umum beredar saat ini adalah rokok kretek filter. Dengan maraknya kampanye anti merokok, sekarang bermunculan merek-merek rokok mild, yaitu rokok rendah tar dan nikotin. Menurutku sama aja sih.. Sekarang banyak juga ada rokok putih. Maksudnya rokok yang berasal dari Amerika atau Eropa. Tapi saat ini rokok putih juga sudah diproduksi di sini, dengan aroma dan rasa yang standar sesuai tembakau aslinya. Kemudian satu lagi namanya cerutu. Yang ini terbuat dari daun tembakau utuh yang digulung.. bungkusnyapun daun tembakau juga.

Dulu almarhum simbahku juga penggemar rokok kretek. Rokok tingwe alias nglinting dewe. Pernah sekali waktu, sebagai cucu yang berbakti aku belikan rokok kretek merk yang cukup populer saat itu. Satu slop sekaligus, isi 10 bungkus. Niatnya biar praktis, simbah enggak repot nglinting. Kalo ngersake ses tinggal sulut dan buull.. tapi ternyata rokok yang aku belikan tetep saja utuh, hanya berkurang beberapa batang, itupun dirokok teman simbah yang datang bertamu. Waktu aku tanya, ternyata simbah lebih menikmati rokok racikan sendiri, mengatur tembakau beralaskan kertas, diraciki dengan cengkeh yang beliau sendiri sudah hapal dengan takaran yang dibutuhkan. Kadangkala ditaburi serpihan klembak, dilinting mirip conthong, disulut dan.. buull.. nikmat tenan.. Saat itu aku suka sekali menikmati prosesi nglinting rokok ala simbah kakung.. Tapi enggak pernah bisa menikmati rokoknya. Lantas, rokok yang aku belikan? nggak tahu.. lupa nasibnya gimana…

Merokok atau ngudud sangat cocok dilakukan saat lagi ngobrol, sambil ngopi beserta kudapannya. Tetapi bisa juga dilakukan saat lagi mengerjakan sesuatu, butuh inspirasi (halah), atau umumnya dinikmati saat selesai makan. Ada juga orang yang menikmati rokok saat ke belakang. Entah apa bedanya dengan saat di depan.. Bagi aku, rokok sudah menjadi sebagai teman, kadang pacar meski gak bisa disun. Rokok yang bersinergi dengan kopi menemani saat nongkrong di depan laptop. Sering juga sih, rokok terbakar habis di atas asbak tanpa sempat dihisap karena keasikan bekerja. Mungkin itu esensi rokok sebagai teman. Apalah terserah.. πŸ˜€

Sekarang, di bungkus rokok sudah ada gambar hantu-hantunya. Juga tertera bahwa merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin. Makanya yang belum merokok jangan-coba-coba merokok, yang sudah merokok jangan coba-coba mempengaruhi yang tidak merokok..

*eh, itu mouse pad-nya gambar Manchester United bagus kan? *OOT*
**repost

Advertisements

21 comments

      1. saran aja sih Mas… kalau melakukan sesuatu jangan hanya coba-coba, harus serius dan istiqomah… atau tidak usah sama sekali. Insya Allah berhasil…

        *iki uopoohh? πŸ˜€

        Liked by 1 person

  1. Suami dulu saat bujang merokok karena kami gak pacaran dan dia langsung blg ngajak nikah, saya blg kalau serius mau nikah berhenti merokok! Alhamdulillah, dia berhenti,,..drpd buat beli rokok kalau dipikir sekarang mending beli susu anaknya, he he he

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s