Kodok Dong

KODOK DONG

Just for fun. Jadi sore tadi kosan kedatangan tamu tak diundang. Namanya juga musim hujan, setelah dulu sempat ada ular masuk kosan, sekarang kodok kecil.

Kebetulan kami penghuni kosan bukan kelompok anarkis dan suka bunuh binatang, asalkan mereka tidak berniat jahat dan mengganggu ketenteraman penghuni kosan. Kodok ini mungkin kedinginan di luar, membaui kopi Bali yang aku seduh, atau pengen ikut nonton film India yang diputar kamar sebelah. Tapi gak lucu juga sih, ngopi atau nonton film bareng kodok. So, beliau kodok ini dengan sopan dan sapu kami persilahkan keluar. Eh, tentunya foto duluu… ๐Ÿ˜€

Inilah resiko tinggal di pinggir kali. Bertetanggaan dengan berbagai jenis binatang maupun serangga. Semoga kami bisa hidup rukun dan saling menghormati. Meski berbeda, tidak saling ganggu, apalagi mengkafirkan dan menganiaya.

Ini penampakan ular yang dulu juga bertamu

Ini penampakan ular yang dulu juga bertamu

* eh, kenapa akhir2 ini postingnya foto binatang melulu ya? ๐Ÿ˜€

Advertisements

12 comments

  1. Laba-laba, lalat, dan sekarang kodok serta ular ya, Mas? :haha
    Haduh, ulaar. Paling ngeri saya sama hewan yang satu itu. Bawaannya pingin matok balik si ular pakai garam dan bambu :hiiiy.

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s