Crossroads

Hari ini saya lagi patut disayang. Sejak pagi bermasalah dengan perut sehingga harus bolak-balik ke belakang. Mungkin efek kemarin seharian enggak makan apa-apa, trus sorenya sempat kehujanan. Masuk angin. Beruntung anak-anak di kedua kantin sudah bisa ditinggal, sehingga sore tadi dari studio saya bisa langsung pulang dan istirahat di kosan.

Sambil rebahan dan sesekali nyungir.. (bisa bayangin rasanya perut melilit kan?) pikiran saya terganggu oleh sesuatu yang membuat saya bingung untuk membuat keputusan. Mmm.. saya bukan mau curhat, tapi ingat dulu pernah nulis tentang hal yang sedang saya alami saat ini. Tulisan di bawah adalah repost dari tulisan yang saya buat sekitar dua tahun yang lalu.

Semalam, saya berasa males-malesan. Diajak motret acara Imlek di belakang Malioboro juga enggak antusias. Buat ngisi acara, saya iseng bongkar-bongkar dvd hingga temukan film lama, Band of Brothers. TV mini seri produksi tahun 2001 yang berlatar belakang perang dunia II di Eropa. Film itu termasuk film panjang (ada 6 keping DVD) dan sangat bagus. Salah satu film favorit saya, sampai masing-masing adegan hapal di luar kepala! Tapi saya gak akan bahas soal film itu. Saya tertarik pada satu chapter yang berjudul Crossroads.

Kita tentunya pernah menemui persimpangan. Misalnya persimpangan jalan di mana kita dituntut untuk membuat suatu keputusan ke kiri, atau ke kanan atau lurus. Apalagi kita sendiri belum tahu pasti lokasi yang akan dituju. Ada peribahasa, β€œmalu bertanya sesat di jalan.” Hooo.. iya kalau saat itu ada yang bisa ditanya. Kalau tidak? Kita harus membuat keputusan arah mana yang akan kita tempuh.

Ya, kadangkala kita menemui kebimbangan dalam menentukan pilihan. Dalam mengambil satu keputusan dari beberapa pilihan, tentunya membutuhkan intuisi dan logika. Mana yang harus dipilih, apakah A atau B dengan segala keuntungan dan resiko yang dihadapi. Pengambilan keputusan tidak bisa dilakukan asal-asalan apalagi bila keputusan kita saat ini akan mempengaruhi masa depan.

Dalam berbisnis misalnya, kita punya modal sekian dan ingin berwiraswasta. Berbisnis A atau B. Tentunya tidak asal membuka usaha yang tidak jelas tanpa pertimbangan yang matang. Aspek pasar, kompetitor, bahkan kadang faktor x jadi pertimbangan juga.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita juga sering dihadapkan pada suatu pilihan. Dari yang paling sederhana, mau pakai baju yang mana, pakai jaket atau sweater, naik bis atau taksi dan sebagainya. Bagi mbak-mbak tentunya juga akan ngalami saat dimana harus memilih untuk menentukan pendamping hidup. Apakah dengan mas itu yang ganteng tapi duitnya cekak, atau dengan mas ini yang tajir tapi rada memble. πŸ˜† Akhirnya memang harus memilih.

Pilihan yang sulit adalah ketika ada tawaran dengan hasil yang menggiurkan, apalagi dikerjakan dengan mudah, namun menurut norma atau hukum adalah salah! Haduh, itu suatu godaan. Tergantung bagaimana kita menyikapinya. Akhirnya dengan berbagai pertimbangan, dipikirkan untung dan ruginya, manfaat dan mudharatnya. Kita harus tegas dan berani mengambil keputusan.

Ya, dibutuhkan keberanian untuk menentukan satu dari dua pilihan. Seperti halnya ketika Letnan Winters akhirnya memutuskan untuk mau menjadi staf operasional di batalyon, meski naik pangkat menjadi Kapten namun dia harus meninggalkan anak buahnya.
Ah, kalau ini silahkan tonton film-nya sendiri aja..

 

Advertisements

8 comments

  1. Ah, mengambil keputusan kadang bisa jadi sesuatu yang sangat sulit. Tapi pernah saya dengar ada orang bijak berkata, keputusan apa pun yang diambil adalah keputusan yang tepat, asalkan siap dengan tanggung jawab dan semua konsekuensi yang mengikuti, dua hal yang selalu ada dalam setiap pilihan apa pun yang tersaji di depan mata.
    Yang jadi masalah adalah ketika ujung-ujungnya tidak berani mengambil keputusan…

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s