Belajar Dari Beruang Kepleset

Kebetulan iseng googling, tiba-tiba “nemu” gambar lucu, seekor beruang kutub yang terpeleset di salju. Gambarnya lucu sih.. Setelah urusan dengan laptop selesai, saat mau nutup tab, balik lagi ke gambar ini. Iya, lucu.. tapi di balik lucu tadi tiba-tiba kepikir ada pesan moral yang baik, setidaknya untuk saya.

aja rumangsa bisa..
aja takabur..
aja dumeh…

Seekor beruang kutub yang memang sehari-harinya berkutat di salju, mestinya sudah expert dalam menghidari insiden kepleset semacam itu. Saya jadi ingat, ada istilah sepandai-pandainya tupai melompat, akan jatuh juga. Lah, beruang salju atau tupai saja bisa terpeleset atau terjatuh, apalagi saya? Aku mah apa atuh.. 🙂

Satu penyadaran bagi saya yang justru enggak bisa apa-apa ini, untuk selalu “eling” agar tidak “nggaya” bersikap sok mampu dan sok pinter.

Membayangkan, seandainya saya diberi sedikit kemampuan di mana orang lain kebetulan belum mampu melakukannya, seharusnyalah saya menyadari bahwa ini hanya satu tahapan proses, yang barangkali suatu saat kemampuan mereka akan jauh melebihi yang saya miliki saat ini. Malu-maluin.. 😀

Satu kesadaran bahwa kemampuan – apapun wujudnya – adalah dari Tuhan yang bisa setiap saat diambil kembali. Semoga saja, saya atau siapapun yang diberi kesempatan seperti itu tidak kemudian menjadi takabur, supaya enggak terpeleset seperti si beruang.

Selamat hari Minggu… salam syurper.. (dek Kario Teguh)

 

Advertisements

9 comments

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s