Main Ke Gumelem Yook…

gumelem_01

Gumelem. Sebelumnya saya enggak kenal dengan nama ini. Memang sesekali di temlen muncul gambar batik Gumelem, namun hanya selintas dan saya abaikan. Hingga sekitar dua bulan lalu seorang teman ngajakin ketemuan sambil makan siang. “Bantuin garap event” katanya.

Gumelem adalah salah satu desa di kecamatan Susukan, Banjarnegara, Jawa Tengah. Ditempuh sekitar empat jam dari Yogyakarta via Gombong. Atau sekitar satu setengah jam dari Purwokerto via Banyumas. Desa Gumelem dibagi menjadi dua wilayah, yaitu Gumelem Wetan dan Gumelem Kulon. Desa ini memiliki banyak potensi, baik wisata alam maupun budaya. Area pesawahan yang menghijau dengan latar belakang bukit Girilangan menjadi lanskap yang indah untuk dinikmati. Selain itu, ada juga pemandian air panas dan satu tradisi yang menarik adalah tarian meminta hujan yang disebut Ujungan. Selain wisata alam dan budaya, batik tulis Gumelem memiliki kualitas yang baik, serta memiliki peluang untuk dikenalkan ke masyarakat luas.

Gumelem Ethnic Carnival adalah kompilasi dari berbagai potensi yang ada di desa Gumelem yang dikemas sedemikian rupa dan dijadikan modal untuk menarik wisatawan datang ke desa wisata Gumelem. Acara ini akan diselenggarakan besok hari Sabtu hingga Minggu, 28-29 November 2015, tentu saja di desa Gumelem, Banjarnegara.

Apa yang ada di event ini? Pentas musik itu pasti! Di event ini pengunjung akan disuguhi hiburan musik keroncong, jazz dan kombinasi keduanya!  Yang pasti juga akan ada beberapa pentas seni tradisi seperti Ujungan, Lengger Lanang dan Dalang Jemblung. Ahaha saya belum pernah lihat, tapi katanya ini menarik. Contohnya  Dalang Jemblung adalah pementasan wayang tanpa menggunakan perangkat gamelan. Iringan musik berasal dari suara mulut pengiringnya. Sounds like acapella! 😀

Selain itu akan ada Paragan Batik gumelem, yaitu fashion show yang tentu saja menggunakan batik kreasi warga Gumelem. Lantas, pengunjung bisa datang ke rumah-rumah warga untuk melihat proses pembuatan batik secara langsung. Boleh juga kalau pengen belajar.

Di Minggu pagi, peserta diajak untuk mencintai alam dengan bermain sekaligus bersih-bersih sungai dan menanam bibit pohon. Hei, jangan berpikir bahwa ini berniat “mengkaryakan” pengunjung ya.. haha.. kalau enggak tertarik juga gak papa kok.. Peserta bisa duduk-duduk di tepi sawah sambil sarapan. Bisa dibayangin? Makan di tepi sawah? Sesuatu yang sebelumnya cuma didapat di buku pelajaran waktu SD 😀

Nginep di mana? Doh, ini di desa, jangan harap ada hotel bintang lima. Pengunjung diajak untuk menginap di rumah-rumah penduduk, berbaur bersama masyarakat setempat. But, don’t worry.. tentu saja panitia memilih rumah-rumah yang memenuhi kualifikasi untuk ditempati tamu.

Event ini memang baru pertama kali digelar. Tapi jika menilik orang-orang yang terlibat di dalamnya adalah mereka yang terbiasa menggelar event budaya sekelas Dieng Culture Festival (include Jazz Atas Awan dan Symphony Dieng), mestinya tidak akan imengecewakan. Tertarik? Untuk pendaftaran dan Info lebih rinci silahkan cek twitter @gumelemethnic atau di official website gumelem.cf.

Yook, bareng-bareng main ke sana. Siapa tahu nanti kita ketemuan 🙂

 

Nnnggg anu, itu foto2 milik panitia, bukan jepretan saya 😀

 

Advertisements

16 comments

  1. Wah kayaknya seru. Tiketnya terjangkau sekali, saya barusan buka linknya dan hampir tidak percaya melihat harganya Mas :hehe. Penasaran dengan latar foto yang kedua, sepertinya itu di depan sebuah bangunan bersejarah yah?

    Liked by 1 person

  2. Kalau saya penasaran sama tarian pemanggil hujan. Saya kan orang yang suka memperhatikan dance yang unik-unik. Siapa tahu bakal twrtarik sama tuh tarian he he he sayang tempatnya kejauhan kakak

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s