Kupat Landhan, Ketupat Merah

landhan_01

Kupat atau Ketupat Landhan. Saya ketemu makanan ini di Banjarnegara. Jadi, ini memang makanan khas Banyumas dan sekitarnya. Bentuknya sama persis seperti ketupat yang biasa kita temui. Berbentuk segi empat dengan selongsong dari daun kelapa dan berisi nasi. Namun yang satu ini berwarna merah. Awalnya sempat berpikir mungkin warna coklat kemerahan tersebut karena dimasak dengan daun jati, seperti gudeg. Ahaha, pola pikirnya Jogja banget 😀

Ternyata warna merah tersebut berasal dari Landha. Hhhmm ini istilah baru.. Landha adalah abu batang padi atau beberapa juga menggunakan abu pelepah daun kelapa. Prosesnya abu tersebut dicampur dengan air kemudian disaring. Nah air saringan inilah yang nantinya digunakan untuk merebus ketupat.

Setelah matang, selongsong ketupat berubah warna menjadi coklat kemerahan termasuk juga bagian luar ketupat. Saya tidak bisa membedakan rasanya. Enak sih, dan terasa lebih kenyal. Cocok disantap dengan mendoan. Kalo doyan pedes sambil nyeplus cabe rawit. Gurih, pedas dan lupa berhenti. Jujur, saat itu saya baru sadar setelah habis empat ketupat dan enam mendoan. Hadeh.. trus kapan kurusnya coba? 😦

mendoan_02

mendoan panas bikin lupa daratan

landhan_03

cabe, mana cabe..??

Advertisements

20 comments

      1. Jiahahaha…
        udah deh, arrange waktu aja trus kesana bareng, trus cicipin mendoan. Entar kan kelihatan habis berapa biji, dan tentunya Lina pasti lebih banyak 😛

        Liked by 1 person

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s